"Dan Berbahagialah Wahai Jiwa-jiwa yang tenang, yang Senantiasa Mengingat Tuhan-nya dalam keadaan Lapang dan Sempit..."


Rabu, 20 Agustus 2008

Jayalah Bumi Pertiwi

Agustus bagiku adalah suatu bulan yang sangat keramat, kenapa saya katakan begitu...karena suatu bulan dimana Bangsa ini lahir menjadi bangsa yang punya integritas dan karakteristik nan agung.
mungkin benar adanya kata sebagian orang, kalo rasa nasionalisme kita sebagai putra bangsa mulai memudar...! terutama generasi mudanya yang sekarang punya kiblat baru dalam patokan bergaya hidup(lifestyle) gitu bleh.....hick!
Mereka cenderung bersikap konsumtif, acuh terhadap sesama hah....ungkapan apalagi yang tepat untuk kelakuan orang-orang yang seperti itu,jijik rasanya...dia tidak mau tau apa arti nasionalisme, bagaimana menghargai jasa para bunga bangsa yang gugur di medan laga, yang ada di benaknya hanyalah bagai mana caranya untuk mendapatkan kedudukan sekalipun harus sikut sana-sikut sini.
Namun bagi saya,dan mungkin teman-teman yang masih tertancap kuat idiologi Pancasila di dalam jiwanya pastilah tidak akan rela Ibupertiwi terus memerus merintih karena masih banyak ketimpangan di bumipertiwi Indonesia ini.
kita sebagai putra bangsa dan penerus bangsa ini hendaklah sejenak menghayati dan menyelami makna lagu kebangsaan kita "Indanesia Raya" pada bait yang berbunyi "bangunlah jiwanya bangunlah badannya untuk indonesia raya"' didalam kalimat tersebut tersirat amanat untuk kita bangkit dan berusaha untuk menjadikan indonesia yang jaya,memang tidak lah mudah untuk merealisasikannya...di butuhkan nafas yang panjang dan semangat pantang menyerah. Kenapa didalam bait di atas di sebutkan "bangunlah jiwanya" dulu baru "bangunlah badannya" adalah benar kita di tuntut untuk ada krentek atau niatan yang kuat dulu dari dalam hati baru di aplikasikan dalam tindakan yang nyata dalam bidang apapun unut kemajuan Bangsa ini.
Jayalah terus Indonesia-ku.....
Merdeka...!

0 komentar:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More